Khasiat Rutin Konsumsi Kurma Walau Tidak Di Bulan Puasa

Siapa yang tidak tau buah satu ini, buah yang kaya akan khasiat yang bagus untuk kesehatan dalam tubuh kita. Kurma adalah tanaman palma dalam genux phoenix, uniknya kurma tidak diketahui tempat asalnya karena sudah dibudidayakan sejak lama. Sebelum masuk ke nusantara dan banyak dijadikan makanan pendamping apalagi saat bulan puasa, kurma telah menjadi makanan pokok di timur tengah selama ribuan tahun lamanya. Namun kebanyakan orang lebih mengenal kurma sebagai buah atau tanman yang berasal dari Arab. Padhaal orang Arab batu menyebarluaskan kurma di zaman setelah kurma masuk di bangsa Mesir Kuno. Kurma bisa dimakan dan diolah menjadi berbagai makanan yang baik untuk kesehatan. Kurma dapat diproses menjadi sirup, madu, atau dalam bentuk bubuk bisa menjadi gula kurma yang mempunyai manis alami. Buah yang mendapat julukan buah nabi inijuga dapat dikeringkan, ditumbuk, dan dicampur dengan bahan makanan lainnya dan menjadikan makanan tersebut bergizi. Ada rumor juga yang mengatakan jika buah ini mempunyai segudang manfaat untuk ibu hamil. Faktanya kurma memang bermanfaat untuk kesehatan janin dan ibu hamil. Jika kamu termasuk ibu hamil yang mager atau alas gerak, dengan konsumsi kurma secara rutin bisa memberimu asupan gula yang dibutuhkan tubuh dan janin tanpa tambahan kalori yang membahayaka. Jadi kamu bisa terus melakukan kegiatan sehari-hari, usahakan mengimbanginya dengan nutrisi dari makanan lain seperti susu atau ngemil-ngemil sesuka hatimu. Kurma juga bisa mencegah terjadinya cacat lahir pada kandungan ibu hamil, kandungan asam folat yang tinggi dalam kurma membantu mencegah cacat lahir yang bisa saja menyerang pada bagian otak dan tulang belakang. Sebetulnya masih banyak kandungan nutrisi kurma yang baik dikonsumsi oada ibu hamil, namun belum banyak penelitian yang mendukung fakta lapangan tersebut. Buah yang mendapat julukan buah nabi ini juga baik jika dikonsumsi rutin untuk santapan atau cemilan sehari-hari kita. Tidak perlu menunggu bulan ramadhan untuk menyantap kurma dan menikmatinya. Jika kamu mengonsumsi setidaknya 3 buah dalam sehari, itu akan mengurangi risiko kangker usus besar. Penyakit satu ini sangat mengerikan bahkan belum ditemukan obat yang tepat untuk menyembuhkannya. Untuk itu kurma yang sudah terbukti terbebas dari bakteri berbahaya bisa dicerna dengan mudah oleh tubuh. Makan kurma sebelum makan besar bisa membantu memperlancar pencernaan dan membantu kerja usus. Dengan demikian usus besar juga akan turut terbantu dan mengalami peningkatan karena adanya pertumbuhan bakteri baik dari kurma. Bakteri-bakteri baik ini akan menekan pertumbuhan bakteri jahat sekaligus melenyapkannya. Banyak orang yang mengatakan makanĀ  kurma secara rutin akan membantumu lebih berstamina menghadapi hari, hal tersebut benar adanya. Sama halnya pada ibu hamil, kurma yang banyak mengandung gula alami, glukosa, dluktosa, akan dan gula alami lainnya akan memberikan tubuhmu energy tambahan di saat kamu membutuhkannya. Hebatnya lagi energy yang dihasilkan dari kurma ini tidak akan cepat hilang dan dapat bertahan lama karena terdapat kandungan nutrisi lainyya seperti serat dan magnesium. Itulah mengapa kurma juga dianjurkan dikonsumsi rutin saat bulan puasa, pada saat sahur maupun berbuka puasa. Saat sahur kurma akan memberikan energi tambahan untuk menunaikan ibadah puasa selama kurang lebih 12 jam, dan saat buka puasa kurma akan memabntu mngembalikan ion tubuh yang hilang, sehingga kita menjadi cepat bugar kembali walaupun belum menyantap karbo maupun protein.

Ashby

Posted by Ashby

Dokter, Terus Berbuat Semampunya Untuk Melayani Orang Yang Membutuhkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *